SMK Muhammadiyah Sumowono
SHARE :

Artikel



PEMBELAJARAN DI ERA YANG SERBA CANGGIH

smkmuhsumowono.sch.id – Di era yang serba canggih seperti sekarang ini, peserta didik dituntut dapat menggunakan media internet secara bijak. Ditambah lagi kondisi yang masih dalam masa keadaan pandemi yang tidak kunjung usai. Pembelajaran hanya dapat dilaksanakan dengan sistem jarak jauh. Karena mencegah terjadinya penularan virus. Jika pembelajaran jarak jauh rentang waktunya masih lama, memungkinkan rasa jenuh dari peserta didik akan timbul. Sehingga mereka akan merasa rindu dengan sekolahnya.

Alangkah baiknya jika pembelajaran jarak jauh terlaksana dengan maksimal. Akan tetapi terdapat juga kendala yang serin muncul. Diantaranya HP peserta didik yang digunakan untuk proses pembelajaran mengalami kerusakan. Padahal HP yang ia miliki hanya satu. Oratuanya tidak punya. Mau membeli HP baru harganya mahal. Ingin berangkat kesekolah, tetapi pembelajaran masih jarak jauh. Ingin masuk sekolah sendiri sepertinya tidak mungkin. Belum lagi daerah tempat tinggal peserta didik yang sulit sinyal. Mereka harus berupaya dan berjuang mencari sinya-sinyal yang tersedia ketika pembelajaran dimulai.

Sebenarnya ilmu akan lebih mudah didapat, bagi mereka yang mau belajar. Memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Ikut mengalir dengan kemajuan jaman dan tidak ketinggalan teknologi yang semakin berkembang pesat.

Ketersediaan media pembelajaran yang memadai sangatlah penting. Tersedia di rumah-rumah. Setiap peserta didik memilikinya. Dengan demikian materi pembelajaran dapat diakses dengan mudah. Prestasi belajar akan terus meningkat. Banyak peserta didik yang menjadi pandai.

Namun dalam dunia pendidikan, pembelajaran tidak hanya sekadar menyalurkan pengetahuan saja. Melainkan memuat beberapa aspek yang harus dicapai yaitu pengetahuan, keterampilan, sikap, sosial dan keagamaan. Pengetahuan saja tidak cukup tanpa didukung dengan keterampilan. Pengetahuan dan keterampilan pun belum cukup tanpa didukung dengan sikap. Pengetahuan, keterampilan, sikap pun masih perlu didukung dengan sosial. Masih ditambah lagi dengan keagamaan. Yang akan membentuk karakter peserta didik yang sesusuai dengan harapan guru, orang tua, masyarakat, dan bangsa. Itulah prestasi.

Menuju prestasi memang tidak mudah. Butuh proses dan perjuangan dalam mencapainya. Tidak mungkin hanya sebatas mengandalkan pembelajaran jarak jauh saja. Keterlibatan pihak yang saling terkait sangat diperlukan. Peran orang tua, guru, lingkungan, dan masyarakat serta media pembelajaran.

Kembali lagi kepada peserta didik, yang masih menjalani pembelajaran jarak jauh. Perlu diingat bahwa pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media teknologi internet, ternyata belum cukup tanpa adanya dorongan dari pembelajaran tatap muka. Karena pembelajaran adalah sebuah proses yang melibatkan berbagai pihak yang bersangkutan dan saling melengkapi.